Penanaman Mangrove Mapala Dewantara Unitas Padang di Pantai Pasir Jambak Kota Padang

 


Padang,27 November 2022
          Mangrove adalah suatu tipe hutan yang tumbuh di daerah pasang surut, terutama di pantai yang terlindung, laguna dan muara sungai yang tergenang pada saat pasang dan bebas dari genangan pada saat surut yang komunitas tumbuhannya bertoleransi terhadap salinitas. Hutan mangrove memiliki fungsi dan manfaat secara fisik, ekologis dan ekonomis. Secara fisik manfaat mangrove antara lain, sebagai perlindungan terhadap sedimentasi, abrasi dan instrunsi air laut, penahan badai dan angin yang bermuatan garam, serta untuk menurunkan emisi karbon. Secara ekologis hutan mangrove berfungsi sebagai tempat hidup, perlindungan dan sumber pakan bagi biota laut dan spesies yang ada di sekitarnya. Sedangkan secara ekonomis hutan mangrove berfungsi sebagai tempat rekreasi wisata, sumber bahan baku untuk bangunan dan kayu bakar serta sebagai sumber mata pencaharian masyarakat sebagai nelayan penangkap ikan, udang, kepiting dan lainnya.
             Mapala Dewantara Universitas Tamansiswa Padang bekerjasama dengan Jambak Sea Turtle Camp dan Bpdas Agam Kuantan mengadakan kegiatan penanaman Mangrove dengan tema "Hijau Mangroveku Lestari Alamku".Dan Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar dan sukses,adapun total bibit mangrove yang telah ditanam yaitu sebanyak 500 bibit.Semoga bibit yang telah ditanam dapat tumbuh dan bisa menjaga ekosistem yang ada di pantai pasir Jambak.


  Mapala Dewantara bekerja sama dengan Jambak Sea turtle camp yaitu sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang lingkungan hidup,dimana LSM ini berfokus pada konservasi penyu dan ekosistem laut dan pantai.Dan juga bibit yang ditanam merupakan hasil kerjasama dengan Bpdas Agam Kuantan.Dan Alhamdulillah bibit telah berhasil ditanam,selama proses penanaman berjalan sekitar 3 sampai 4 jam,karna kita harus menunggu pasang surut dan ketika air sudah naik barulah penanaman selesai.
Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjaga ekosistem pantai dan laut di pantai pasir Jambak,Kota Padang.Agar wilayah tersebut bebas dari abrasi pantai dan juga untuk menjaga perairan agar tetap asri dan bisa menjadi habitat bagi binatang yang ada di wilayah tersebut.Dan juga adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan dan wawasan anggota mapala Dewantara untuk bisa menjaga dan melestarikan alam dan bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat agar senantiasa menjaga alam dan lingkungan.


Setelah proses penanaman Mangrove selesai,Anggota Mapala Dewantara melakukan diskusi dengan LSM Jambak Sea Turtle Camp mengenai pengetahuan tentang Mangrove,Kepala Jambak Sea Turtle Camp,Pati Hariyose mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bagus dan beliau juga menyampaikan tentang fungsi dan manfaat dari mangrove itu sendiri dan beliau juga berharap agar kegiatan ini terus berlanjut.
Semoga dengan adanya kegiatan penanaman Mangrove ini dapat menambah pengetahuan kita tentang manfaat dan fungsi dari mangrove.Dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.Semoga Alam kita tetap terjaga dan Lestari

Donor Darah Mapala Dewantara Unitas Padang

 



Donor darah merupakan kegiatan sosial untuk menyumbangkan darah kepada pasien untuk bertujuan menyembuhkan penyakit dan atau pemulihan kesehatan. Manfaat dari donor darah sendiri yaitu, dapat mengeluarkan sel darah yang sudah tua dan merangsang pertumbuhan sel darah baru, Menurunkan resiko terkena penyakit kanker, menurunkan berat badan, dan masih banyak lagi.Dalam rangka menyambut hari sumpah pemuda Mapala Dewantara Unitas Padang mengadakan kegiatan donor darah yang diadakan di kampus unitas padang pada hari Rabu,26 Oktober 2022


Kegiatan donor darah ini dilakukan oleh mapala Dewantara bekerja sama dengan PMI Kota Padang.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah untuk kesembuhan mereka.Dan adapun tema dari kegiatan donor darah ini adalah "Teteskan darah kini untuk mereka yang membutuhkan nanti"

Alhamdulillah selama satu hari kegiatan telah terkumpul sebanyak 33 kantong darah dari 50 orang lebih peserta,karna banyak juga dari peserta tersebut tidak bisa mendonorkan darahnya karna ada hambatan dari tekanan darahnya,tingkat HB nya dan adapun persyaratan yang lain yang tidak bisa mereka penuhi,jadi hanya 33 kantong darah yang bisa berhasil terkumpul.



Selama kegiatan donor darah berlangsung,Mapala Se-Kota Padang juga turut hadir dalam menyukseskan kegiatan ini,mereka ikut serta dalam kegiatan ini yang berasal dari kampus yang berbeda.Dan dalam event ini pun juga dapat mempererat tali silaturahmi antar sesama mahasiswa pecinta alam (Mapala) di Kota Padang.Terima Kasih atas partisipasi nya dan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini,semoga event ini dapat berlanjut untuk kedepannya


Open Recruitment Mapala Dewantara Unitas Padang

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mapala Dewantara Universitas Tamansiswa Padang telah membuka pendaftaran baru calon anggota muda angkatan ke -VII yang telah dibuka pada tanggal 15 Oktober 2022 Sampai Tanggal 8 November 2022.Pendaftaran Anggota baru dibuka untuk mahasiswa baru tahun 2022 dan mahasiswa angkatan 2021


Ayo bagi mahasiswa Unitas Padang yang mau bergabung di UKM Mapala Dewantara segera daftarkan dirimu sekarang sebelum pendaftaran nya ditutup



📷 @mapala_dewantara_padang

📨 mapaladewantarapadang@gmail.com


Pendidikan Dasar Mapala Dewantara Unitas Padang

 


Pendidikan Dasar Mapala Dewantara Angkatan Ke- VI yang dilaksanakan pada tanggal 3 Juni-5 Juni 2022.Kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) ini dilakukan di hutan biologi Unand sampai Batu Bisuak,Limau Manis, Kecamatan Pauh,Kota Padang.Kegiatan Diksar ini diikuti oleh 10 orang calon anggota dan diiringi oleh 13 orang senior dari angkatan 4 dan angkatan 5.Didalam kegiatan diksar nya calon anggota hanya diiringi oleh 3 orang pengiring yang akan mengawasi mereka selama 3 hari di hutan,dan 10 orang senior lainnya bertugas sebagai konsumsi dan ada yang menunggu di lokasi finish.


Pendidikan Dasar ini dilakukan secara Flying Camp yaitu calon anggota melakukan perjalanan selama 3 hari menuju lokasi finish yaitu di batu bisuak.Selama 3 hari tersebut mereka menerapkan materi yang telah dipelajari pada diksar ruangan,seperti navigasi darat,survival,dan lain .Tujuan dari diksar itu sendiri adalah pembentukan karakter calon anggota dan bagaimana mereka bisa mencintai alam dan menghargai alam,karna sejati nya manusia adalah bagian dari alam tersebut.Dan Diksar ini juga menjadi syarat utama agar bisa menjadi anggota muda Mapala Dewantara Unitas Padang


Setelah mereka melewati tahap" yang telah dilakukan selama 3 hari lamanya,setelah mencapai finish barulah mereka dilantik menjadi anggota muda Mapala Dewantara dengan diberikan nama lapangan dan nomor register mereka.Semoga anggota muda yang telah dilantik dapat memajukan Mapala Dewantara Universitas Tamansiswa Padang dan menjadi mahasiswa yang unggul dalam bidang akademik maupun non akademik.



Laporan diksar mapala Dewantara Unitas Padang tahun 2022


Ekspedisi Mapala Dewantara Unitas Padang Di Kepulauan Mentawai

                           dokumentasi 



 Ekspedisi yang dilakukan oleh anggota muda angkatan ke 5 mapala dewantara berjumlah 10 orang dengan 3 orang pengiring dari angkatan ke-4.Ekspedisi yang yang dilaksanakan pada tanggal 28 Februari sampai 4 Februari 2022 di Dusun Ugai,Desa Madobag, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai,Provinsi Sumatera Barat. 

Ekspedisi yang dilakukan lebih berfokus pada budaya yang dimana termasuk dalam divisi lingkungan hidup.Ekspedisi tersebut bertemakan "Menggali Sejarah Sikerei dan Mitos Adat di Tanah Sikerei Siberut Kepulauan Mentawai".

Ekspedisi dilaksanakan sekitar satu Minggu untuk mencari data dan informasi mengenai judul ekspedisi kami dengan mewawancarai narasumber yaitu Sikerei di daerah tersebut.

Sikerei yaitu pemimpin atau kepala suku yang ada di Mentawai,konon Sikerei memiliki kekuatan dan bisa mengobati masyarakat Mentawai yang sedang sakit.Selama satu Minggu kami sudah berhasil mendapatkan data dan informasi mengenai Sikerei dan Mitos Adat yang ada di Tanah Sikerei.

Semoga dengan adanya Ekspedisi ini Anggota Muda bisa menambah wawasan dan juga ekspedisi juga bisa bermanfaat bagi kehidupan agar budaya yang berkembang di masyarakat tetap lestari dan asri.Dan semoga kearifan lokal bisa tetap bertahan ditengah kehidupan yang telah berubah dengan cepat di tengah globalisasi yang semakin deras.

Semoga Budaya yang ada bisa tetap utuh dan tidak hilang dimakan masa.



Laporan Ekspedisi Anggota Muda Angkatan Ke-V Mapala Dewantara Universitas Tamansiswa Padang

Anggota Mapala Dewantara Unitas Padang

Angkatan Pendiri dan Perintis



Angkatan pendiri berjumlah 4 orang dan perintis berjumlah 15 orang berikut ini nama" pendiri dan perintis

Pendiri;

1.Muhammad Aidil Nurrahman 

NAD: 01.01.001

2.Rivaldo

NAD: 01.01.011

3.Zulkarnain

NAD: 01.01.012

4.Nofrianto

NAD: 01.01.013


Perintis;

1.Ilham Syafri

NAD: 01.01.019

2.yolanda

NAD: 01.01.000

3.

NAD: 01.01.000

4.

NAD: 01.01.000

5.

NAD: 01.01.000

6.

NAD: 01.01.000

7.

NAD: 01.01.000

8.

NAD: 01.01.00

9.

NAD: 01.01.000

10.

NAD: 01.01.00

11.

NAD: 01.01.000

12.

NAD: 01.01.000

13.

NAD: 01.01.000

14.

NAD: 01.01.000

15.

NAD: 01.01.000


ANGKATAN KE -II



Dengan nama angkatan Rimbo Kundua Parak Aneh (RKPA) dengan jumlah anggota 4 orang berikut ini nama" angkatan kedua

1.Ninda Wahyuni

NAD:RKPA.02.02.002

Nama Lapangan: Pipik

2.Rahmi Oktavia

NAD: RKPA.02.02.004

Nama lapangan : Marmut

3.Alicia Pretty

NAD: RKPA.02.02.005

Nama Lapangan: Langkitang

4.Mira Santi

NAD: RKPA.02.02.007

Nama Lapangan: Panda


Angkatan Ke-III


Angkatan ke 3 Mapala Dewantara berjumlah 2 orang dengan nama angkatan "Muaro Kandang Bukik Manangih"(MKBM) berikut ini nama" anggota 

1.Adesri Yelda Putra

NAD: MKBM.03.03.011

Nama Lapangan: Bareh

2.Yuda Desniko

NAD: MKBM.03.03.012

Nama Lapangan: Merak


Angkatan Ke-IV


Angkatan Ke 4 Mapala Dewantara berjumlah 4 orang dengan nama angkatan "Rimbo Acek Bukik Tindawan"(RABT).Berikut ini nama" anggota;

1.Reni Sagita Putri

NAD: RABT.04.04.021

Nama Lapangan: Lado Kutu

2.Gabriella Raysa

NAD: RABT.04.04.023

Nama Lapangan: Labi Labi

3.Denisa Zahari

NAD: RABT.04.04.026

Nama Lapangan: Kukang

4.Muhammad Zein

NAD: RABT.04.04.027

Nama Lapangan: Tokek


Angkatan Ke-V


Angkatan Ke-5 Mapala Dewantara berjumlah 10 orang dengan nama angkatan "Rimbo Kundua Tanah Sirah"(RKTS) berikut ini nama" Anggota;

1.Aloysius Sapumaijat

NAD: RKTS.05.05.028

Nama Lapangan: Koncek

2.Afdal Lul Fikri

NAD: RKTS.05.05.029

Nama Lapangan: Tupai

3.Hendro Fani

NAD: RKTS.05.05.031

Nama Lapangan: Urek

4.Karmelius Sarekdek

NAD: RKTS.05.05.032

Nama Lapangan: Mancik

5.Renatus Tasirikeru

NAD: RKTS.05.05.036

Nama Lapangan: Musang

6.Rimriadi Sakoro Oinan

NAD: RKTS.05.05.037

Nama Lapangan: Cibang

7.Rinda Putriani

NAD: RKTS.05.05.038

Nama Lapangan: Kacerek

8.Riza Sakubou

NAD: RKTS.05.05.039

Nama Lapangan: Labu

9.Salsabila Hasna Hafizah

NAD: RKTS.05.05.040

Nama Lapangan: Itiak

10.Yohana Sababalat

NAD: RKTS.05.05.044

Nama Lapangan: Miang

Profil Mapala Dewantara Universitas Tamansiswa Padang

MAPALA DEWANTARA UNIVERSITAS TAMANSISWA PADANG

Maksud dan Tujuan

 Organisasi mapala dewantara membangun idealisme dari kalangan mahasiswa untuk secara jujur dan mecintai alam dan pandangan dalam melihat, menilai alam, sertamenyadari bahwa alam beserta isisnya adalah bagiandari hidupnya dan lingkungan nya semuanya adalah bagian dari alam itu sendiri dan bagaimanama hasiswauntuk memajukan dan mencintai alamamaternya.

Mapala dewantara didirikan di UNIVERSITAS TAMANSISWA PADANG yang didirikan oleh 4 orang pendiri dan di rintis oleh 15 orang perintis dan berdiri pada 28 Desember 2016 yang berkedududukan di UNIVERSITAS TAMANSISWA. 

Mapala dewantara berazazkan pancasila dan UUD 1945 dan di jelaskan pada STATUTA UNITAS pada pasal 68 ayat 1 tentang organisasi kemahasiswaan dan pada pasal 69 tentang kegiatan kemahasiswaan dan memegang kode etik pecinta alam.




Lambang

Mapala dewantara berbentuk segilima dengan di ikat pita yang melambangkan bagaimana mapala dewantara bersatu berjuang merawat alam dan isinya serta memajukan universitas tamansiswa. 

Dan wujud lambang mapala dewantara sebagai berikut.

Segilima : melambangkan pancasila,bagaimana mahasiswa itu mencintai Negara kita itu sendiri.

Rumah adat minang : melambang mapala dewantara berdiri di ranahminang / di Sumatra barat

Gunung : melambangkan alam

Manusia/pejalan : manusia dan alam adalah bagian yg tidak bisa di pisahkan

Slogan Jaga Alam Jaga Kita : yang memiliki arti menjaga alam sama dengan menjaga diri kita sendiri dan bagaimana kita memahami manusia tidak akan pernah bisa berbuat apa” dan tidak akan bisa hidup tanpa alam dan alam tidak akan apa” tanpa manusia.

Lingkaran : melambangkan ikatan yang kuat.

Pita : pengikat semua hal.

Bendera :

Warna bendera mapala dewantara dasar putih,hijau dan hitam,

Arti warna :

Putih : suci yang mana alam itu adalah suci

Hijau : harapan , selalu berkembang,dan warna hijau adalah warna dasar universitas tamansiswa

Hitam : netral dan beribawa.

VISI ;

Menjadikan organisasi pecinta alam yang unggul dan berkualitas serta mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap pelestarian alam dan lingkungan , yang selalu menjunjung tinggi nilai nilai kekeluargaan , persaudaraan dan semangat bersama.

MISI;

1.Menjalankan organisasi dengan prinsip tata kelola yang baik dan mengikat

2.Mempererat rasa persatuan dan kesatuan antara anggota di dalam organisasi

3.Menjadikan organisasi mapala yang bertindak kritis dan universal

4.Menjalani kegiatan yang mampu mewadahi diri, dari bebagai disiplin yang bersifat ilmiah maupun keterampilan ,mental dan kemandirian anggota

5.Menyelenggarakan berbagai kegiatan yang mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan ikutserta dalam usaha pelestarian alam


Penanaman Mangrove Mapala Dewantara Unitas Padang di Pantai Pasir Jambak Kota Padang

  Padang,27 November 2022           Mangrove adalah suatu tipe hutan yang tumbuh di daerah pasang surut, terutama di pantai yang terlindung,...